Guru SMA Negeri 13 Meraih Medali Perunggu Pada Gurulympics 2021
Banda Aceh - Acara Puncak Peringatan HUT PGRI Ke-76 & HGN Tahun 2021 (Jumat malam, 10 Desember 2021), salah satu agendanya adalah PGRI Aceh memberikan Penghargaan dan Apresiasi bagi 34 orang guru peraih medali pada Gurulympics 2021 yang diselenggarakan oleh Kemenkes RI dan PB PGRI Pusat. Para Gurulympics dari Propinsi Aceh mampu membawa Aceh ketingkat Nasional dan menjadi juara Umum pada ajang Gurulympics. Salah satu penerima medali adalah Rikawati, S.Si yang merupakan guru dari SMA Negeri 13 Banda Aceh, medali yang diperoleh adalah 2 medali perunggu dalam Cabang Penyakit Menular dan Cabang Penyakit Tidak Menular.
Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Ketua umum PGRI Aceh Al Munzir S. PdI., M.Si dan disaksikan oleh Kepala Biro Kesra, Kadis Pendidikan Aceh, Kakanwil Kemenag Aceh, Kepala LPMP Aceh serta para Ketua PGRI Kabupaten / Kota yang berhadir di malam puncak peringatan HUT PGRI Ke-76 & HGN Tahun 2021.
Prestasi yang ditorehkan oleh Rika tidak hanya mengangkat nama baik SMA Negeri 13 dan kota Banda Aceh saja tetapi juga membawa nama Propinsi Aceh. Sementara itu Kepala SMA Negeri 13 Banda Aceh Bapak Amran, S. Ag. M. Pd mengaku bangga atas prestasi yang diraih guru tersebut.

"Ternyata Guru SMA Negeri 13 Banda Aceh yang letak sekolah berada di pesisir pantai Gampong Jawa bisa mengangkat nama Kota Banda Aceh dan Propinsi Aceh, kemampuan serta kualitasnya tidak kalah dengan guru-guru yang ada di kota Banda Aceh pada khususnya dan propinsi Aceh pada umumnya",Tutur Amran.
Gurulympics merupakan ajang bagi guru dengan 8 Cabang Olah Ilmu dan 4 Cabang Olah Karsa yang dilombakan secara Online. Olah ilmu dan olah karsa itu bertujuan untuk menguji dan unjuk prestasi dari berbagai inovasi guru.

Kontributor : Edi Syahputra. H, S. Pd
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SISWA SMAN 13 BANDA ACEH MERAIH JUARA DI AJANG EXPO UNIVERSITAS SERAMBI MEKAH
Siswa SMAN 13 Banda Aceh berhasil menoreh prestasi pada ajang kompetisi Expo Universitas Serambi Mekkah. Tim kuliner yang beranggotakan Miftah Huljannah, Ayu Aprillia dan Rauzatul Var
SMA Negeri 13 Banda Aceh Gelar Baca Yasin dan Tausiyah Sambut Ramadhan
Banda Aceh – SMA Negeri 13 Banda Aceh menggelar kegiatan Baca Yasin dan Tausiyah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Jumat (6/2/2026) di Mushalla SMA Negeri 13 Ban
Kabid GTK Disdik Aceh Serahkan SK PLT Kepala SMA Negeri 13 Banda Aceh
BANDA ACEH — Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Aceh, Junaidi, S.ST., M.Pd., menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) Kepala S
Guru di Persimpangan Antara Pendidik dan Pengajar
Oleh Edi Syahputra H, S.Pd Guru SMA di Aceh dan Pemerhati Pendidikan Dalam wacana pendidikan, istilah guru sering kali dipahami secara sederhana sebagai pihak yang mengajar di
INOVASI PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN NASIONALISME
Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang mulai banyak dikembangkan adalah papan tulis digital. Di Indone
Perlindungan Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan:Bukan Sekadar Regulasi
Oleh: Edi Syahputra H, S.Pd Guru SMA dan Pemerhati Pendidikan Terbitnya Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan p
Guru Tidak Ingin Diistimewakan, Hanya Ingin Diperlakukan Adil
Oleh: Edi Syahputra H, S.Pd Guru SMA/Pemerhati Pendidikan Guru sering ditempatkan dalam posisi yang serba tanggung. Di ruang publik, mereka dipuji sebagai ujung tombak
Ciptakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Oleh :Edi Syahputra H, S.Pd Sekolah idealnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang. Namun, berbagai peristiwa perundungan, kekerasa
Guru, Etika Profesi , dan Pendekatan Pembinaan
Oleh: Edi Syahputra H., S.Pd. Guru SMA di Aceh / Pemerhati Pendidikan Rencana pelibatan TNI dan Polri dalam pembinaan kedisiplinan guru, khususnya terkait kerapian ber
Ketika Guru Mulai Hilang Jiwa Pendidik
Oleh: Edi Syahputra H. Guru adalah jantung pendidikan. Dari ruang kelas yang sederhana hingga sekolah modern, denyut pendidikan bergantung pada kehadiran guru yang mengajar den