• SMA NEGERI 13 BANDA ACEH
  • Unggul dan Berprestasi Berlandaskan Iman dan Taqwa

Guru di Persimpangan Antara Pendidik dan Pengajar

 

Oleh Edi Syahputra H, S.Pd

Guru SMA di Aceh dan Pemerhati Pendidikan

Dalam wacana pendidikan, istilah guru sering kali dipahami secara sederhana sebagai pihak yang mengajar di kelas. Padahal, secara hakikat, guru memikul peran yang jauh lebih kompleks. Ia bukan hanya pengajar yang mentransfer pengetahuan, tetapi juga pendidik yang membentuk karakter, nilai, dan kepribadian peserta didik. Di sinilah guru berada di persimpangan antara dua peran yang idealnya saling melengkapi, namun dalam praktik sering kali dipisahkan oleh sistem.

Pengajar berfokus pada penyampaian materi, pencapaian target kurikulum, dan evaluasi hasil belajar. Sementara pendidik menempatkan proses pembentukan sikap, etika, empati, dan tanggung jawab sebagai bagian tak terpisahkan dari pembelajaran. Dalam konteks ideal, kedua peran ini berjalan beriringan. Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa guru semakin didorong untuk menonjol sebagai pengajar administratif, bukan pendidik substantif.

Berbagai kebijakan pendidikan, mulai dari penekanan pada capaian numerik, asesmen berlapis, hingga tuntutan administrasi yang kompleks, secara tidak langsung menggeser fokus guru. Waktu dan energi yang seharusnya digunakan untuk mendampingi siswa secara personal sering tersita oleh kewajiban laporan, unggah data, dan penyesuaian sistem. Guru pun terjebak dalam rutinitas teknis, sementara ruang reflektif dan pedagogis semakin menyempit.

Di Aceh, persoalan ini memiliki dimensi tersendiri. Guru tidak hanya berhadapan dengan tantangan akademik, tetapi juga realitas sosial, ekonomi, dan kultural peserta didik yang beragam. Dalam kondisi seperti ini, peran pendidik justru menjadi sangat penting. Guru dituntut hadir sebagai figur yang memahami konteks lokal, membangun keteladanan, serta menjadi penopang moral di tengah perubahan sosial yang cepat. Namun tuntutan sistem sering kali tidak sejalan dengan kebutuhan tersebut.

Ironisnya, ketika terjadi persoalan perilaku peserta didik, sorotan publik kerap diarahkan sepenuhnya kepada guru. Guru diminta bertanggung jawab atas pembentukan karakter, namun pada saat yang sama tidak diberi ruang, perlindungan, dan kepercayaan yang memadai untuk menjalankan peran tersebut. Guru diharapkan mendidik, tetapi dibatasi oleh regulasi yang kaku dan kekhawatiran akan risiko hukum maupun sosial.

Persimpangan ini semakin tajam ketika kesejahteraan dan kepastian hak guru belum sepenuhnya terpenuhi. Keterlambatan pencairan tunjangan, ketidakpastian kebijakan, serta perbedaan perlakuan antarjenjang dan kewenangan pengelolaan pendidikan menambah beban psikologis guru. Dalam situasi demikian, sulit berharap guru dapat menjalankan peran pendidik secara optimal jika kebutuhan dasarnya masih belum tertata dengan adil.

Pendidikan sejatinya bukan sekadar soal kurikulum dan angka kelulusan. Ia adalah proses panjang membangun manusia seutuhnya. Guru membutuhkan dukungan kebijakan yang memandangnya sebagai subjek profesional, bukan sekadar pelaksana teknis. Penguatan peran guru sebagai pendidik harus diikuti dengan penyederhanaan administrasi, perlindungan hukum yang proporsional, serta jaminan kesejahteraan yang konsisten.

Mengembalikan guru ke marwahnya sebagai pendidik tidak berarti mengabaikan peran pengajaran. Justru sebaliknya, pengajaran akan menjadi lebih bermakna ketika dilandasi relasi edukatif yang sehat. Peserta didik tidak hanya belajar memahami materi, tetapi juga belajar menjadi manusia yang berpikir, beretika, dan bertanggung jawab.

Di persimpangan antara pendidik dan pengajar, guru sejatinya tidak boleh dipaksa memilih. Tugas negara dan pemangku kebijakan adalah memastikan kedua peran itu dapat dijalankan secara seimbang. Tanpa itu, pendidikan berisiko kehilangan ruhnya, dan guru terus berada dalam dilema antara tuntutan sistem dan panggilan nurani.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMA Negeri 13 Banda Aceh Gelar Baca Yasin dan Tausiyah Sambut Ramadhan

  Banda Aceh – SMA Negeri 13 Banda Aceh menggelar kegiatan Baca Yasin dan Tausiyah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Jumat (6/2/2026) di Mushalla SMA Negeri 13 Ban

06/02/2026 09:07 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 34 kali
Kabid GTK Disdik Aceh Serahkan SK PLT Kepala SMA Negeri 13 Banda Aceh

  BANDA ACEH — Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Aceh, Junaidi, S.ST., M.Pd., menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) Kepala S

26/01/2026 19:21 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 293 kali
INOVASI PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN NASIONALISME

Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang mulai banyak dikembangkan adalah papan tulis digital. Di Indone

20/01/2026 16:39 - Oleh Editor SMAN 13 Banda Aceh - Dilihat 240 kali
Perlindungan Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan:Bukan Sekadar Regulasi

  Oleh: Edi Syahputra H, S.Pd Guru SMA dan Pemerhati Pendidikan   Terbitnya Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan p

17/01/2026 01:17 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 249 kali
Guru Tidak Ingin Diistimewakan, Hanya Ingin Diperlakukan Adil

  Oleh: Edi Syahputra H, S.Pd Guru SMA/Pemerhati Pendidikan   Guru sering ditempatkan dalam posisi yang serba tanggung. Di ruang publik, mereka dipuji sebagai ujung tombak

16/01/2026 16:51 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 212 kali
Ciptakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

  Oleh :Edi Syahputra H, S.Pd Sekolah idealnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang. Namun, berbagai peristiwa perundungan, kekerasa

14/01/2026 19:23 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 320 kali
Guru, Etika Profesi , dan Pendekatan Pembinaan

  Oleh: Edi Syahputra H., S.Pd. Guru SMA di Aceh / Pemerhati Pendidikan   Rencana pelibatan TNI dan Polri dalam pembinaan kedisiplinan guru, khususnya terkait kerapian ber

14/01/2026 17:55 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 248 kali
Ketika Guru Mulai Hilang Jiwa Pendidik

  Oleh: Edi Syahputra H. Guru adalah jantung pendidikan. Dari ruang kelas yang sederhana hingga sekolah modern, denyut pendidikan bergantung pada kehadiran guru yang mengajar den

06/01/2026 22:50 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 206 kali
Hari Guru Nasional: Sebuah Refleksi Tahunan yang Belum Selesai

  Oleh: Edi Syahputra H, S.Pd   Setiap tahun, tanggal 25 November menjadi momentum bangsa ini merayakan Hari Guru Nasional. Namun bagi guru, perayaan itu sering hanya menja

25/11/2025 19:31 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 313 kali
Anggota Pramuka Penegak Gudep SMAN 13 Banda Aceh Laksanakan Pembersihan Pantai Gampong Jawa

  Banda Aceh — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir, Anggota Pramuka Gugus Depan (Gudep) SMA Negeri 13 Banda Aceh melaksanakan kegiatan bakti so

07/11/2025 16:43 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 549 kali