• SMA NEGERI 13 BANDA ACEH
  • Unggul dan Berprestasi Berlandaskan Iman dan Taqwa

KEGIATAN DRILL SIMULASI GEMPA DAN TSUNAMI DALAM RANGKA PERINGATAN HARI TSUNAMI DUNIA TINGKAT SMA/MAN DI ACEH

Banda Aceh, 6 November 2021 Disaster Resilience Festival mengadakan salah satu rangkaian kegiatan simulasi gempa bumi dan tsunami di beberapa sekolah yang terdiri dari SMAN 1 Banda Aceh,SMAN 2 Banda Aceh,SMAN 6 Banda Aceh,SMAN 13 Banda Aceh dan MAS Darul Hikmah Aceh Besar. Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka memperingati World Tsunami Awareness Day yang jatuh setiap tanggal 5 November setiap tahunnya.

Pemilihan sekolah didasari oleh beberapa faktor, yang termasuk diantaranya adalah tingkat kerentanan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.Kegiatan ini sangatlah penting dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran kita akan dampak tsunami 2004 silam yang pernah melanda Aceh.Kegiatan ini melibatkan beberapa unsur sekolah  meliputi kepala sekolah,guru,dan pengurus organisasi intra sekolah.

Kegiatan ini membatasi jumlah peserta dan panitia yang terlibat dikarenakan kondisi pandemi. Jumlah siswa yang menjadi peserta simulasi dibatasi hanya 15-40 orang dengan panitia 5-7 orang tiap sekolah.Kegiatan ini sangatlah membantu sekolah untuk meregenerasi siswa agar lebih siap menghadapi bencana ketika berada di sekolah.

Kepala sekolah SMA Negeri 13 Banda Aceh, Amran, S.Ag. M.Pd dalam sambutannya mengharapkan kepada peserta untuk benar benar serius mengikuti kegiatan ini, karena kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan tentang kebencanaan khususnya gempa dan tsunami menimbang posisi sekolah ini sangatlah dekat dengan bibir pantai.

Acara dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan, Sebelum acara dimulai, para panitia menyediakan masker dan handsanitizer kepada seluruh peserta.Panitia mengajak semua tetap peserta mentaati aturan pemerintah sebagai upaya kita mencegah penularan Covid 19,dimana virus ini sendiri merupakan salah satu bencana non-alam.

“Para siswa di SMA Negeri 13 Banda Aceh sangat antusias mengikut kegiatan pelatihan kebencanaan selama 4 pertemuan setiap Sabtu yang dimulai 16 Oktober,dimana mereka menjadi contoh siswa lainnya dalam penanganan bencana yang baik serta benar ketika pembelajaran berlangsung” tutur Hidayat Syah Al Hakim, fasilitator di SMA Negeri 13 Banda Aceh.

 

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini dimana sangat bermanfaat bagi kami dalam mengetahui bencana apa saja di Indonesia serta bagaimana cara menghadapinya.Pemateri yang selalu interaktif dalam menyampaikan materi melalui diskusi kelompok dan melakukan aksi lapangan seperti penempelan rambu-rambu evakusi dan drill simulasi gempa bumi dan tsunami yang dilakukan pada hari ini” ucap Marsya,siswa kelas 12 SMA Negeri 13 Banda Aceh.

Pemuda sangatlah berperan penting dalam meningkatkan kesadaran kebencanaan khusunya gempa dan tsunami di tingkat sekolah dimana mereka menjadi Agent of  Change dalam masyarakat.Bencana bisa datang kapan saja dan dimana saja maka dari itu kegiatan ini dilaksanakan membantu pemerintah yang terus memperbaiki  sistem kebencanaan baik secara hukum maupun secara praktek di lapangan.

Ketua Panita Disaster Resilience Festival, Thia Meisya Ayunda menyatakan “Disaster Resilince Festival merupakan wadah bagi 5 organisasi ini untuk berkolaborasi, saling belajar, dan bergerak bersama. Kegiatan kami berfokus pada konsep kaderisasi bertingkat, dengan melakukan upgrading panitia, kemudian melatih para peserta sebagai kader penggerak kesiapsiagaan di sekolah masing-masing.”

 

Penulis

Hidayat Syah Al Hakim

(Fasilitator Sustainable Program SMAN 13 Banda Aceh)

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Ketika Guru Mulai Hilang Jiwa Pendidik

  Oleh: Edi Syahputra H. Guru adalah jantung pendidikan. Dari ruang kelas yang sederhana hingga sekolah modern, denyut pendidikan bergantung pada kehadiran guru yang mengajar den

06/01/2026 22:50 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 107 kali
Hari Guru Nasional: Sebuah Refleksi Tahunan yang Belum Selesai

  Oleh: Edi Syahputra H, S.Pd   Setiap tahun, tanggal 25 November menjadi momentum bangsa ini merayakan Hari Guru Nasional. Namun bagi guru, perayaan itu sering hanya menja

25/11/2025 19:31 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 242 kali
Anggota Pramuka Penegak Gudep SMAN 13 Banda Aceh Laksanakan Pembersihan Pantai Gampong Jawa

  Banda Aceh — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir, Anggota Pramuka Gugus Depan (Gudep) SMA Negeri 13 Banda Aceh melaksanakan kegiatan bakti so

07/11/2025 16:43 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 437 kali
Kunjungan Bapak Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh ke SMAN 13 Banda Aceh

  Banda Aceh, 06 November 2025 – SMAN 13 Banda Aceh menerima kunjungan kerja Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, pada Kamis (06/11). Kehadiran be

06/11/2025 15:24 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 569 kali
Tes Kemampuan Akademik: Untuk Masa Depan Bangsa yang Cemerlang

  Oleh: Edi Syahputra H, SPd – Guru SMAN 13 Banda Aceh Pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah bangsa. Kualitas sumber daya manusia yang unggul tidak lahir

02/11/2025 21:42 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 645 kali
Sanggar Pocut Meurah Intan SMA Negeri 13 Banda Aceh Gelar Latihan Tari Ranup dan Peumulia Jamee

  Banda Aceh – Ekstrakurikuler Seni Tari SMA Negeri 13 Banda Aceh kembali menggelar latihan rutin pada Rabu, 29 Oktober 2025, di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh selu

31/10/2025 18:59 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 444 kali
Anggota Pramuka Penegak SMAN 13 Banda Aceh Latihan Semaphore Bersama

  Banda Aceh, 31 Oktober 2025 – Anggota Pramuka Penegak Gugus Depan (Gudep) Pangkalan SMA Negerip 13 Banda Aceh melaksanakan latihan semaphore bersama di halaman sekolah. Ke

31/10/2025 16:33 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 536 kali
Menjelang Hari Guru, Guru Belum Sejahtera

  Oleh: Edi Syahputra H, SPd  Setiap tahun, tanggal 25 November menjadi momentum perenungan nasional. Hari Guru diperingati dengan meriah: upacara, pidato, hingga penghargaa

31/10/2025 12:42 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 379 kali
Nasehat Guru yang Dulu Diremehkan, Kini Jadi Kompas Hidup

  Oleh: Edi Syahputra H SPd  Dulu, saat duduk di bangku sekolah, banyak dari kita yang menganggap nasihat guru hanya sebagai pengisi waktu di antara pelajaran. Kalimat seper

31/10/2025 00:52 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 441 kali
Sebelum Bel Berbunyi, Guru Sudah Membunyikan Doanya

  Oleh: Edi Syahputra H SPd  Sebelum dering bel sekolah memecah pagi, ada sosok yang lebih dulu membangunkan semesta kecil bernama ruang kelas. Dialah guru - yang dalam diam

29/10/2025 23:16 - Oleh Edi Syahputra - Dilihat 575 kali